Siapa yang tidak kenal dengan remaja cungkring, berambut jambul ayam, hobi mengunyah permenkaret dan memakai tas kedodoran ini ?
Ya, di adalah LUPUS, walaupun boleh dikatakan dia adalah icon remaja
80 an, namun generasi sesudah itu pun masih mengenal dan mengidolakan
dirinya. Karena lupus memang gambaran seorang remaja yang ‘ideal’ :
jahil, santai, gaul, dan tentunya sedikit rebel!
Siapakah sebenarnya lupus ? lupus adalah karakter fiksi bikinan Hilman Hariwijaya di yang awalnya hadir dalam cerita terpisah di
majalah HAI, yang kemudian muncul dalam bentuk novel remaja pada tahun
1986 dibawah judul : TANGKAPLAH DAKU KAU KU JITAK
Selanjutnya kisah kehidupan remaja kocak yg juga wartawan freelance ini pun terus menerus mencetak hits , Buku-buknya lupus memang laris manis, karena seperti
yang sudah di tulis diatas, lupus memang mewakili remaja, kapanpun itu,
persahabatan, masalah dengan orang tua, masalah uang saku , pacar,
semuanya hadir dalam lupus, sehingga para pembaca yang umumnya remaja
merasa sangat dekat dengan lupus, gaya penulisan hilman yg lucu dan
kocak, penuh tebak-tebakan dan plesetan pun membuat lupus menjadi buku
yang beda dengan novel remaja kebanyakan,konflik sampai penyelesaian
masalah semuanya begitu menarik, mudah dan mengalir, sama halnya dengan
lupus yang selalu tertawa di sepanjang harinya, tak ada beban.
Tak heran setiap buku lupus pun mengalamai cetak ulang sampai beberapa
kali. sampai awal 90 an muncullah lupus kecil dan lupus abg dengan
pangsa pasar generasi baru setelah 80 an. Disambung trilogi cinta lupus
yang dikemas apik dalam boys don’t cry, bunga untuk poppy dan
candlelight dinner , serta lupus millenia yang muncul setelah 2000 an
tetap menjadi hits yang selalu habis di borong di toko buku manapun .
Namun dimanakah lupus sekarang ?
Setelah serial lupus millenia, PDKT ( 2002 ) sepertinya lupus
tertidur pulas, lupus sepertinya terlarut dalam mimpi indahnyan sampai
membiarkan para fansnya menunggu kembali kehadiran kisah-kisahnya,
bagaimana lupus dan adiknya lulu menjalani hari-harinya dengan tawa dan
canda, repotnya urusan katering mami,susahnya berurusan dengan mr.punk,
pahitnya perjalanan cinta si playboy boim,dan hubungan aneh antara
gusur dan fifi alone yang juga seaneh rambutnya adi darwis, kisah cinta
abadi lupus dan poppy, serta seabrek kisah lainnya yang diharapkan para
fans hadir kembali di hadapan mereka.
Penantian itu pun terjawab setelah tahun 2005 lupus kembali muncul
dengan CINTA SEORANG SELEB yang menceritakan perjalanan lupus dalam
mendapatkan berita dari seorang seleb bernama’ dian katro’, berlanjut
perasaan cinta antara lupus dan dian dan sayangnya berujung seperti
sinetron indonesia. Lupus kembali, namun seperti bukan lupus, walau
masih ada kekhasan lupus disana, namun berbeda, bahkan sosok lupus yang
di visualkan lewat gambar pun sangat berbeda, benar-benar bukan lupus.
Setelah itu, lupus pun kembali tertidur, sampai tahun 2007, anak ini
kembali muncul dengan titel LUPUS RETURNS : CEWE JUNKIES .menunjukkan
niat dan memberi harapan besar kepada para fansnya kalau hero remaja
ini akan kembali lagi untuk mengisi hari –hari para remaja indonesia.
Namun, sepertinya mimpi itu terlalu berlebihan, karena lupus belum
benar-benar return, karena apa yang dihadirkan di cewe junkies, bukan
mengembalikan lupus, tapi lebih seperti membawa tokoh baru yang
berusaha mirip lupus, tokoh baru yang kebetulan saja memiliki temnan
gusur dan boim, tokoh baru yang kebetulan saja bersekolah di SMA MERAH
PUTIH, tapi bukan lupus.
Kisah yang benar-benar sinetron dan terkesan di paksakan , tebakan
dan humor yang rada garing,serta hilangnya beberapa tokoh dan
unsur-unsur penting membuat kembalinya lupus, Cuma menadi euforia
sesaat bagi para fans, seperti segelas eskrim di tengah padang pasir,
terlihat menyegarkan , namun setelah dinikmati, kita akan kembali
kehausan.
Sekarang tahun 2010, 3 taun setelah lupus terakhir muncul kehadapan
kita, tak ada lagi-lagi tanda lupus akan returns atau bangun dari
tidurnya. Kita fansnya akan kembali bertanya-tanya , apakah masih ada
lupus yang akan mewarnai hari –hari kita, dan generasi2 selanjutnya,
atau generasi kita hanya akan di cekcoki sinetron2 yang tak jelas
ujungnya ?
Lebih jauh lagi, menurut para lupus mania, apakah kita benar-benar
berharap lupus bangun dan kembali ke hadapan kita, namun dengan segala
macam perubahan yang harus kita maklumi, karena, zaman juga berubah
atau kita membiarkan lupus tertidur dalam istana yang indah yg sudah
dibangunnya ?
*judul dicomot dari salah satu serial lupus dengan judul yang sama persisi
NB : terimakasih untuk mas hilman yang sudah sukses ‘membentuk’
seorang anak manusia sampai menjadi seperti ini,
.walalupun sekarang lupus masih tertidur, saya angkat topi buat mas
hilman : belum ada penulis indonesia yang mampu membuat tokoh
sefenomenal lupus…
Minggu, 06 Februari 2011
*BANGUN DONG LUPUS*
Langganan:
Postingan (Atom)

